MANADO, MANIMPANG.com — Peringatan Hari Bela Negara ke-77, Jumat (19/12/2025), menjadi momen refleksi bagi keluarga besar Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara.
Dalam suasana meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, semangat “Teguh Bela Negara untuk Indonesia Maju” diwujudkan bukan dengan senjata, melainkan melalui kerja nyata menjaga jalan nasional tetap aman dan laik dilalui.
Situasi hiruk-pikuk persiapan akhir tahun, para insan jalan BPJN Sulut terus bergerak.
Mereka memantau kondisi ruas strategis, mempercepat penanganan titik rawan, hingga memastikan jembatan dan badan jalan siap menghadapi lonjakan arus kendaraan serta potensi cuaca ekstrem.
“Bela negara bagi kami adalah memastikan masyarakat bisa bepergian dengan aman dan nyaman,” ujar Kepala BPJN Sulawesi Utara, Handiyana, S.T., M.T., M.Sc.
Menurutnya, kesiapan infrastruktur merupakan bentuk pengabdian langsung kepada bangsa. “Jalan yang mantap adalah urat nadi konektivitas dan keselamatan,” ucapnya.
Kesigapan ini terlihat nyata di PJN Wilayah I. Di bawah koordinasi Kasatker Ir. Ringgo Radityo, ST., M.Eng., personel lapangan, alat berat, dan material disiagakan di titik-titik rawan dan ruas dengan volume lalu lintas tinggi.
Monitoring rutin dan pemeliharaan tanggap darurat dilakukan untuk mengantisipasi gangguan sekecil apa pun.
“Kami bekerja siang dan malam agar pengguna jalan merasa aman, terutama di momen Natal dan Tahun Baru,” katanya.
Tak hanya fokus teknis, BPJN Sulut juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait. Sinergi ini menjadi kunci penanganan cepat saat kondisi darurat terjadi.
“Menutup tahun 2025, BPJN Sulawesi Utara meneguhkan komitmen menyelesaikan program secara akuntabel dan berkelanjutan,” ujar Kasatker Ringgo.
Dengan semangat bela negara yang terus menyala, mereka optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan berkontribusi nyata bagi Indonesia yang maju dan sejahtera. (AG’Q)







