MINAHASA, MANIMPANG.com — Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS (VaSung) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Nasional yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Pol (Purn) Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (20/10/2025).
Rakor yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting itu berlangsung di Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya optimalisasi belanja daerah untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global yang dinamis.
“Belanja daerah harus menjadi instrumen penggerak ekonomi. Jangan sampai anggaran menumpuk di rekening bank, sementara masyarakat menunggu dampak nyata dari pembangunan,” katanya.
Berdasarkan laporan Kementerian Dalam Negeri, sisa simpanan dana pemerintah daerah di bank mencapai Rp233 triliun, sementara realisasi pendapatan daerah nasional baru mencapai 70,27% atau Rp949,97 triliun hingga September 2025.
“Angka ini menjadi perhatian pemerintah pusat agar daerah segera mempercepat realisasi belanja, khususnya untuk sektor-sektor produktif,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kondisi makroekonomi nasional yang tetap solid.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12% pada kuartal II tahun 2025, dengan inflasi terkendali di level 2,65%.
“Angka ini menunjukkan daya beli masyarakat masih kuat. Ini bukti bahwa kebijakan fiskal dan pengendalian inflasi yang dijalankan pemerintah pusat dan daerah sudah berada di jalur yang tepat,” Menkeu menjelaskan.
Dalam kegiatan ini, VaSung turut didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM / Plt. Kadis Pangan, Kadis Kominfo, Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Sosial, Kadis Perdagangan, serta Kadis Perhubungan.
Melalui Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa memberikan dukungan penuh terhadap agenda nasional dalam menjaga stabilitas ekonomi, mempercepat realisasi belanja daerah, serta memperkuat ketahanan fiskal di tingkat lokal. (*/AK)







