MINAHASA, MANIMPANG.com — Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS (VaSung), menerima audiensi dari Stasiun Meteorologi Maritim Bitung terkait rencana lokasi pemasangan High Frequency (HF) Radar Array Maritim, Rabu (22/10/2025).
Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Minahasa dan menjadi langkah awal koordinasi dalam mendukung penguatan sistem pemantauan maritim di wilayah Kabupaten Minahasa.
Dalam audiensi tersebut hadir Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Aqil Ihsan, S.Kom, bersama Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pertama, Chardelino B. Mantiri, S.Tr, dan Okta Makruf, S.Tr, Inst.
Sementara dari Pemerintah Kabupaten Minahasa, Wabup VaSung didampingi oleh Kepala BPBD serta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan.
VaSung menyambut baik inisiatif BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Bitung tersebut. Menurutnya, keberadaan radar ini akan memberikan manfaat besar bagi sistem deteksi dan mitigasi dini di sektor kelautan.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa tentu sangat mendukung upaya ini. Kehadiran HF Radar akan membantu pemantauan kondisi laut secara real time, sehingga informasi cuaca dan gelombang bisa lebih cepat diterima oleh masyarakat nelayan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keamanan dan keselamatan aktivitas di wilayah perairan Minahasa.
“Sinergi antara BMKG, pemerintah daerah, dan instansi terkait sangat penting agar manfaat teknologi ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir,” tambahnya.
Diketahui, rencana pemasangan HF Radar merupakan bagian dari program nasional BMKG dalam memperkuat sistem observasi maritim di perairan Indonesia Timur.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen untuk melakukan survei lapangan dalam waktu dekat guna menentukan lokasi paling ideal bagi pemasangan radar tersebut di wilayah pesisir Minahasa.
Sebagai informasi, program pemasangan HF Radar Maritim merupakan bagian dari strategi BMKG Nasional dalam memperkuat sistem pemantauan kelautan Indonesia.
Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi cuaca ekstrem laut, membantu keselamatan pelayaran, serta mendukung sektor perikanan tangkap di berbagai daerah pesisir. (AK)






