MINAHASA, MANIMPANG.com — Hamparan sawah di Desa Touliang, Kecamatan Kakas, tampak lebih hidup, Senin (2/3/2026).
Pemerintah pusat dan daerah bersatu dalam Gerakan Tanam Padi sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan dan mendorong swasembada di Sulawesi Utara.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay bersama Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang (VaSung) serta perwakilan Kementerian Pertanian RI yang dipimpin Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Gunawan.
Dalam sambutannya, Wagub mengatakan bahwa padi memiliki peran strategis bagi kehidupan masyarakat.
“Komoditas padi adalah komoditas strategis. Padi bukan sekadar tanaman, tetapi simbol kehidupan dan kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, gerakan tanam ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional.
“Gerakan ini bertujuan menjamin ketersediaan pangan sebagai kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,” katanya.
Sementara itu, Dirjen Tanaman Pangan menilai kegiatan ini sebagai wujud kolaborasi nyata antara pemerintah pusat dan daerah.
“Kita menanam padi bersama sebagai upaya melanjutkan ketahanan pangan yang telah dicapai,” ungkapnya.
Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pertanian RI.
Ia berharap sinergi ini terus berlanjut guna meningkatkan produktivitas petani di Minahasa.
“Ini sangat membantu kelompok tani. Kami berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut untuk mempercepat swasembada pangan berkelanjutan,” tuturnya.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat yang terlibat langsung dalam penanaman padi di lahan persawahan Desa Touliang. (AG’Q)







