JAKARTA, MANIMPANG.com — Saat di Jakarta, langkah cepat Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, seolah membawa harapan baru bagi ribuan keluarga yang masih menanti rumah layak huni.
Bertempat di kantor Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jum’at (27/02/2026), ia duduk bersama Menteri PKP Maruarar Sirait, membahas satu hal mendasar, memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang aman dan terjangkau.
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan besar. Sebanyak 15 ribu unit rumah akan dibangun di Sulawesi Utara melalui berbagai skema, mulai dari rumah susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Manado, hingga program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang melonjak menjadi 8.000 unit dari sebelumnya 748 unit.
Tak hanya itu, sekitar 400 hingga 600 unit rumah disiapkan bagi ASN, UMKM, TNI, Polri, atlet, dan tokoh agama.
Sementara itu, 7.000 unit rumah subsidi akan disalurkan melalui kerja sama dengan BP Tapera.
Program ini juga menjangkau masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Kepulauan Sitaro serta penanganan kawasan kumuh.
Bagi pelaku usaha kecil, kabar ini menjadi angin segar. Pemerintah menyiapkan fasilitas kredit modal kerja dan investasi dengan plafon hingga Rp5 miliar, disertai subsidi bunga 5 persen.
Pengembang lokal pun didukung pembiayaan hingga Rp50 miliar untuk mempercepat pembangunan hunian rakyat.
“Langkah ini penting agar seluruh program berjalan efektif, transparan, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Gubernur.
Untuk memastikan program tepat sasaran, Kementerian PKP menggandeng Badan Pusat Statistik melakukan sinkronisasi data secara real-time.
Rencananya Menteri PKP akan berkunjung ke Sulawesi Utara pada April 2026 guna memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulut mengucapkan terima kasih kepada Menteri PKP RI, atas partisipasinya di kegiatan Paskah Nasional, yang akan diselenggarakan 8 April 2026. (AG’Q)







