MANADO, MANIMPANG.com — Suasana bahagia menyelimuti Grahadika Jaya Sakti Makodam XIII/Merdeka, Manado, Sabtu (10/1/2026).
Namun yang terasa bukan sekadar kemeriahan Perayaan Natal PEPABRI Sulawesi Utara, melainkan kehangatan perjumpaan lintas generasi pengabdian, dengan tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”.
Suasana di tengah ruangan penuh senyum dan sapaan akrab, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE., hadir tanpa sekat.
Ia menyusuri barisan purnawirawan dan warakawuri, menjabat tangan satu per satu, berbincang ringan, seolah pulang ke rumah sendiri.
“Bagi saya, Bapak dan Ibu bukan sekadar purnawirawan, tetapi penjaga nilai kebangsaan yang hidup di tengah masyarakat,” ujarnya tulus.
Kebersamaan kian bermakna saat Gubernur berdiri berdampingan dengan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus dan Kasdam Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto.
Ketiganya mencerminkan sinergi sipil dan militer yang nyata, menyimak kisah para sesepuh, termasuk Mayjen TNI (Purn) Wanti Waraney Frangky Mamahit, dengan penuh hormat.
Dalam refleksi Natal, Gubernur Yulius menyampaikan pesan toleransi dan persaudaraan. “Natal mengajarkan kasih dan persatuan. Inilah kekuatan Sulawesi Utara sejak dulu,” katanya.
Momen penyalaan lilin dan kidung Natal menjadi penutup yang menggetarkan. Gubernur larut bernyanyi bersama, menerangkan bahwa perayaan ini bukan seremonial belaka, melainkan pengingat bahwa pembangunan, keamanan, dan kemanusiaan tumbuh seiring dalam semangat persaudaraan.
Kehangatan ini memastikan Natal PEPABRI Sulut sebagai ruang merawat ingatan, menghormati jasa, serta meneguhkan harapan bersama bagi seluruh keluarga besar PEPABRI. (AG’Q)







