MANADO, MANIMPANG.com — Suasana duka menyelimuti Sulawesi Utara menyusul peristiwa kebakaran yang terjadi di Panti Werda Ranomuut, Manado, Senin (29/12/2025) dini hari.
Musibah tersebut tidak hanya meninggalkan luka mendalam, tetapi juga merenggut korban jiwa, menjadikannya duka bersama bagi masyarakat Sulut, khususnya keluarga besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, melalui Juru Bicara sekaligus Pelaksana Harian Kepala Dinas Kominfo dan Asisten I Setdaprov Sulut, Denny Mangala menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas tragedi kemanusiaan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Ini adalah peristiwa yang sangat memukul rasa kemanusiaan kita bersama,” ujar Mangala.
Diketahui, sebagai bentuk respons cepat, Gubernur langsung menugaskan Kepala BPBD dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara untuk turun ke lokasi kejadian.
Penugasan itu mencakup pendampingan keluarga korban, penyaluran bantuan logistik, serta koordinasi lintas sektor dengan Pemerintah Kota Manado dan instansi terkait.
Selain itu, Pemprov Sulut juga memastikan korban yang masih menjalani perawatan mendapatkan pelayanan medis terbaik.
“Gubernur meminta agar koordinasi dengan rumah sakit dilakukan secara intensif, sehingga seluruh korban luka mendapat perawatan optimal hingga pulih,” tambahnya.
Pemprov Sulut juga membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak korban serta pengelola panti.
Pada akhir pernyataannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia dan memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan, seraya menyatakan komitmen pemerintah untuk selalu hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan. (AG’Q)







