MANADO, MANIMPANG.com — Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara tahun 2026 mencatatkan tonggak sejarah baru. Sintya Bojoh resmi terpilih sebagai Ketua PWI Sulut periode 2026–2031, sekaligus menjadi perempuan pertama yang dipercaya memimpin organisasi wartawan tertua di daerah ini.
Kemenangan Sintya terbilang meyakinkan. Dalam proses pemungutan suara yang berlangsung demokratis, ia berhasil meraih 145 suara, unggul atas Merson Simbolon dengan 109 suara, serta John Paransi yang memperoleh 4 suara. Hasil ini mencerminkan kuatnya kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan baru yang diusung Sintya.
Seluruh rangkaian konferensi berjalan dengan lancar, transparan, dan partisipatif. Dinamika yang terjadi justru memperkuat komitmen organisasi dalam menjunjung tinggi nilai demokrasi, independensi, serta profesionalisme prinsip yang menjadi fondasi utama dunia pers.
Dalam pidato perdananya, Sintya Bojoh menegaskan pentingnya memperkuat profesionalisme dan integritas wartawan di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks. Menurutnya, derasnya arus informasi menuntut insan pers untuk lebih cermat, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyajikan berita.
“PWI harus hadir sebagai pelindung marwah pers. Wartawan tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga berani menyuarakan kebenaran serta berpihak pada kepentingan publik,” tegas Sintya.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan melalui berbagai program strategis, mulai dari pelatihan, sertifikasi, hingga penguatan kode etik jurnalistik. Langkah ini dinilai penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap media, khususnya di tengah maraknya informasi yang belum terverifikasi.
Terpilihnya Sintya Bojoh dinilai sebagai simbol kemajuan organisasi, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi kepemimpinan perempuan di dunia jurnalistik Sulawesi Utara. Kehadirannya diharapkan membawa energi baru dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi, pengawas sosial, serta penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya.
Ucapan selamat turut disampaikan oleh Ketua PPWI Sulut, Hendra Tololiu. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa PWI Sulut ke arah yang lebih baik.
“Semoga ke depan PWI Sulut semakin maju dan berjaya di bawah kepemimpinan Ibu Sintya Bojoh,” ujar Hendra.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PPWI Minahasa, Angky Ngantung, yang mengapresiasi terpilihnya Sintya sebagai Ketua PWI Sulut.
“Kami mengucapkan selamat atas terpilihnya Ibu Sintya Bojoh. Semoga mampu membawa organisasi ini semakin profesional dan berintegritas,” katanya.
Dengan kepemimpinan baru ini, PWI Sulut diharapkan semakin solid dalam menghadapi tantangan zaman, sekaligus memperkuat eksistensinya sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas dan kebebasan pers di daerah.
(Kaperwil Sulut)







