MANADO, MANIMPANG.com — Kepedulian Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, terhadap warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro tak pernah surut.
Saat keterbatasan yang dialami masyarakat Siau, perhatian pemerintah provinsi hadir bukan sekadar melalui bantuan logistik, tetapi juga lewat langkah nyata penyelamatan nyawa.
Melalui juru bicara Gubernur, Dr. Denny Mangala MSi, yang juga menjabat Asisten I dan Plh Kadis Kominfo Sulut, mengungkapkan bahwa keputusan merujuk sejumlah korban ke Manado diambil setelah Gubernur bersama Pangdam, Kapolda, dan Dandim meninjau langsung kondisi warga di lokasi bencana.
“Setelah melihat langsung kondisi warga, baik di pengungsian, puskesmas, maupun rumah sakit di Siau, Pak Gubernur menilai ada beberapa pasien yang penanganannya belum maksimal karena keterbatasan fasilitas kesehatan di Sitaro,” ujarnya.
Atas dasar itu, Gubernur segera menugaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut bersama tim medis untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Hasil diagnosis menyimpulkan lima pasien, empat orang dewasa, serta satu anak, harus dirujuk ke Manado demi penanganan yang lebih optimal.
“Hari ini, Jum’at (9/1), lima pasien tersebut sudah diberangkatkan dari Siau menuju Manado menggunakan kapal Bakamla yang difasilitasi oleh Kepala Bakamla Sulut,” Denny menjelaskan.
Setibanya di Pelabuhan Laut Munte, Likupang, para pasien langsung dijemput ambulans dan dibawa ke RSUP Prof. Kandou Manado.
Menurut Mangala, sebagian pasien mengalami luka yang cukup dalam dan serius. “Dokter menilai luka mereka membutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap,” katanya.
Pemerintah Provinsi Sulut berharap, melalui perawatan intensif ini, para korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas bersama keluarga di tanah kelahiran mereka.
Mengenai angka dan laporan medis, ada harapan yang terus dijaga, bahwa negara hadir di saat warganya paling membutuhkan. (AG’Q)







