SULUT, MANIMPANG.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali memberangkatkan generasi muda untuk magang ke Jepang.
Para peserta ini merupakan bagian dari program kerja sama antara Pemprov Sulut dan PT Indonesia Nippon Anugerah.
Mereka akan menjalani program magang selama tiga tahun di Nagasaki, Jepang, setelah melalui proses seleksi dan pelatihan yang cukup panjang.
Dari total 250 peserta pelatihan periode 2025–2026, sebanyak 48 orang dinyatakan lulus wawancara, dan 15 orang diberangkatkan pada tahap awal ini.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius mengingatkan bahwa para peserta membawa nama daerah dan negara selama berada di luar negeri.
“Kalian meninggalkan zona nyaman untuk pergi ke negeri orang. Tunjukkan bahwa kalian adalah pekerja yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Jadikan perbedaan budaya di sana sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.”
Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi Utara, seiring tingginya kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang mencapai sekitar 2.000 orang setiap tahun sejak 2023.
Data pemerintah menunjukkan tren partisipasi yang terus meningkat. Pada 2023, dari 321 peserta pelatihan, 270 orang berhasil diberangkatkan.
Sementara pada 2024, dari 364 peserta, 107 orang telah berangkat.
Pemerintah daerah menilai tantangan utama bukan hanya jumlah peserta, tetapi kesiapan mental serta kemampuan keterampilan yang sesuai dengan standar internasional.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Daerah Sulut dan pihak mitra pelaksana atas pembinaan yang dilakukan selama ini.
Ke depan, Pemprov Sulut berencana memperluas kerja sama serupa sekaligus meningkatkan kualitas pelatihan, dengan harapan para peserta yang kembali dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah. (AG’Q)







