MANADO, MANIMPANG.com — Satu tahun kepemimpinan Gubernur, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, bersama Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay mulai menunjukkan arah pembangunan yang semakin jelas di Provinsi Sulawesi Utara.
Sejumlah kebijakan dan program di berbagai sektor kini mulai membentuk fondasi bagi kemajuan daerah yang dikenal sebagai Bumi Nyiur Melambai.
Memasuki satu tahun masa pemerintahan mereka pada Kamis (05/03/2026), berbagai apresiasi datang dari sejumlah pihak.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, Harvani Boki, menilai tahun pertama menjadi tahap penting dalam menata arah pembangunan daerah.
“Fondasi pembangunan sudah mulai terlihat dan arah kebijakan pemerintah provinsi semakin jelas. Ini bukan tentang menyelesaikan semua persoalan dalam satu tahun, tetapi tentang meletakkan dasar yang kuat untuk kemajuan berikutnya,” ujar Boki.
Di sektor ekonomi, pertumbuhan daerah menunjukkan perkembangan positif. Hingga triwulan IV tahun 2025, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulut atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp204,75 triliun dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,66 persen.
Kinerja ini ditopang antara lain oleh sektor industri pengolahan yang tumbuh 9,97 persen serta peningkatan ekspor luar negeri hingga 28,42 persen.
Sementara di sektor pariwisata, pemerintah daerah melakukan pembenahan sejumlah destinasi seperti Bukit Kasih Kanonang, Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, serta upaya penataan Danau Tondano.
Selain itu, pembukaan rute penerbangan internasional langsung dari Seoul-Incheon dan Taipei menuju Manado pada 2026 diharapkan mendorong kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi daerah.
Di bidang pendidikan, pemerintah mendorong pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan, revitalisasi sekolah, serta program beasiswa bagi pelajar. Universitas Negeri Manado juga mendapat persetujuan pembukaan Fakultas Kedokteran.
Program ketahanan pangan, perluasan layanan kesehatan, hingga peningkatan akses listrik di wilayah kepulauan turut dijalankan. Sulut juga meraih penghargaan nasional bidang kesehatan, termasuk UHC Award 2026.
Menurut Boki, respons pemerintah daerah saat menghadapi bencana juga terlihat langsung di lapangan.
“Gubernur hadir bersama masyarakat ketika banjir melanda Manado dan saat erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Itu menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap warganya,” katanya.
Selain itu, ia mengatakan pemerintah provinsi juga memperoleh pengesahan substansi Rencana Tata Ruang Wilayah dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional serta persetujuan 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Dengan berbagai langkah tersebut, masyarakat berharap pembangunan di Sulawesi Utara terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan daerah. (AG’Q)







