SULUT, MANIMPANG.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, menyampaikan ucapan Selamat Paskah kepada seluruh umat Kristiani, bertepatan dengan perayaan Paskah pada 5 April 2026.
Ucapan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis, dan sebuah visual bernuansa religius yang menampilkan simbol salib dengan latar cahaya fajar, menggambarkan makna kebangkitan dan harapan dalam perayaan Paskah.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius mengajak masyarakat menjadikan momentum Paskah 2026 sebagai refleksi untuk bangkit, memperkuat solidaritas, dan menjaga ketangguhan menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam yang baru terjadi di daerah tersebut.
Juga, Gubernur menyoroti makna kebangkitan Kristus sebagai panggilan pembaruan hidup.
“Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita. Kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan panggilan bagi kita untuk mengalami pembaruan diri secara total,” tulisnya.
Ia menjelaskan, pembaruan itu tercermin dalam meninggalkan sikap egoisme dan ketakutan, serta membangun kehidupan yang dipenuhi empati, solidaritas, dan ketangguhan iman.
Sambutan ini juga disampaikan dalam konteks situasi daerah yang baru saja mengalami gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 pada awal April, yang diikuti ratusan gempa susulan.
Menurut Gubernur, peristiwa tersebut menjadi pengingat akan keterbatasan manusia sekaligus pentingnya ketergantungan pada Tuhan.
“Kejadian ini sungguh menyadarkan kita akan kebesaran kuasa Sang Pencipta dan betapa kita sangat bergantung sepenuhnya pada perlindungan-Nya,” tulisnya.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam kekhawatiran berlebihan, melainkan bangkit dengan semangat kebersamaan dan saling menopang.
Dalam pesannya, Yulius mengatakan pentingnya memperkuat mitigasi bencana dari lingkungan terkecil, serta membangun kesadaran bersama melalui edukasi di keluarga dan masyarakat.
Selain itu, nilai-nilai lokal seperti Si Tou Timou Tumou Tou, Torang Samua Basudara, dan semangat Mapalus disebut sebagai fondasi sosial yang perlu terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sejalan dengan semangat pembaruan Paskah, mari kita terus menjaga nilai persaudaraan dan toleransi yang menjadi identitas kita,” tulisnya.
Ia berharap semangat Paskah dapat memperkuat iman sekaligus memperkokoh ketangguhan sosial masyarakat Sulawesi Utara menuju daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada seluruh umat Kristiani di daerah tersebut.
“Semoga cahaya kebangkitan Kristus senantiasa menyertai langkah-langkah kita,” tulisnya. (AG’Q)







