Juni 3, 2026
9a079c89-b6b1-450e-905b-bf7d9def5a02

MANADO, MANIMPANG.com — Upaya memajukan Sulawesi Utara tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga lewat ruang-ruang ingatan yang menjaga sejarah, budaya, dan jati diri daerah.

Semangat inilah yang terus didorong Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE, melalui kerja keras dan langkah inovatif untuk memajukan serta membanggakan “Bumi Nyiur Melambai.”

Salah satu wajah kebanggaan itu hadir melalui Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, yang kembali mengajak masyarakat menjadikan museum sebagai tujuan wisata edukatif.

Di tempat ini, warga dapat menyusuri jejak sejarah daerah, mengenal warisan budaya, sekaligus merasakan denyut panjang perjalanan Sulawesi Utara dari masa ke masa.

Bagi warga Kawanua yang ingin mengisi waktu bersama teman maupun keluarga, Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara menjadi pilihan yang dekat, bermakna, dan sarat pengetahuan.

Agar kunjungan lebih nyaman, masyarakat diimbau memperhatikan jam operasional terbaru museum.

Berdasarkan informasi yang dibagikan, museum buka setiap Senin hingga Jumat pukul 09.00–16.00 WITA.

Pada Sabtu, museum melayani kunjungan mulai pukul 10.00–15.00 WITA. Sementara pada Minggu, museum dibuka pukul 13.00–15.00 WITA.

Adapun pada tanggal merah atau hari libur nasional, Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara tutup.

Ajakan berkunjung ke museum juga disampaikan dengan bahasa akrab khas Manado, agar masyarakat semakin dekat dengan ruang sejarah daerahnya sendiri.

“Daripada nda tau mo kemana, marijo ka Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara,” demikian ajakan dalam informasi yang dibagikan.

Museum ini menawarkan pengalaman yang tidak hanya edukatif, tetapi juga memberi ruang bagi pengunjung untuk menikmati koleksi sejarah, budaya, serta suasana bangunan yang merekam identitas Sulawesi Utara.

Edukasi bisa didapat, sementara momen kebersamaan bersama keluarga dan teman juga dapat diabadikan di berbagai sudut museum.

“Banyak hal seru deng sejarah torang pe daerah yang bisa ngoni liat di dalam. Edukasi dapet, foto-foto estetik juga dapet,” tulis ajakan tersebut.

Dengan jadwal operasional yang lebih jelas, masyarakat dapat merencanakan kunjungan secara lebih mudah, baik untuk wisata keluarga, kegiatan sekolah, maupun agenda komunitas.

Kehadiran museum diharapkan terus menjadi ruang belajar yang hidup, tempat generasi hari ini mengenal akar sejarahnya dan menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah sendiri.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung Ibu Silvana Darsono melalui nomor 081340100403.

Melalui penguatan ruang budaya dan sejarah seperti Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, kerja keras dan inovasi Gubernur Yulius menjadi bagian dari ikhtiar merawat masa lalu, menghidupkan kebanggaan hari ini, dan menyiapkan Sulawesi Utara yang semakin maju. (AG’Q)