Agustus 21, 2026
IMG-20260821-WA0014

SULUT, MANIMPANG.com – Suasana haru dan khusuk menyelimuti Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara Kamis, ketika Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar acara Doa Bersama dengan Anak-Anak Panti Asuhan untuk Bangsa dan Negara, Kamis (20/08/2026).

Ratusan anak dari berbagai panti asuhan di wilayah Sulut tampak duduk dengan tertib, menggenggam erat tangan sesama, larut dalam kebersamaan yang penuh makna.

Mereka datang bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan membawa harapan luhur bagi keselamatan negeri.

Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dalam kesempatan itu diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Zainudin S. Hilimi.

Kehadiran Zainudin mewakili pucuk pimpinan daerah semakin mengukuhkan bahwa acara ini bukanlah seremonial biasa, melainkan wujud perhatian serius pemerintah terhadap peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.

Zainudin S. Hilimi menyampaikan bahwa berkumpul dan berdoa bersama anak-anak panti asuhan telah menghadirkan kebahagiaan dan ketenangan yang luar biasa bagi seluruh peserta.

Menurut Halimi, doa yang dipanjatkan oleh anak-anak merupakan doa yang jujur, tulus, dan penuh keberkahan karena berasal dari hati yang masih bersih dan polos.

“Anak-anak ini adalah titipan Tuhan yang harus kita jaga bersama. Keyakinan kami, doa mereka adalah doa yang paling mudah dikabulkan,” ujar Zainudin saat menyampaikan sambutan mewakili Gubernur.

“Malam ini kita bersama-sama menyatukan hati untuk mendoakan keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi Sulawesi Utara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita juga berdoa agar anak-anak kita senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, serta masa depan yang cerah dan penuh harapan,” ungkap Zainudin dengan suara bergetar, mengulang pesan Gubernur yang menjadi nafas dari seluruh rangkaian acara.

Di sela-sela doa, beberapa anak terlihat menitikkan air mata, menyiratkan betapa dalam makna kebersamaan malam itu.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui pernyataan resmi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menyatakan komitmennya untuk selalu hadir memfasilitasi kebutuhan anak-anak, memastikan pemenuhan hak-hak anak, serta memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak di Sulut untuk meraih cita-citanya.

Komitmen ini diwujudkan tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga kehadiran fisik para pejabat di tengah-tengah anak-anak panti yang selama ini mungkin merasa kurang diperhatikan.

Selain itu, Pemprov Sulut juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pimpinan, pengurus, dan pengasuh panti asuhan atas dedikasi serta ketulusan mereka dalam mendampingi dan mendidik anak-anak.

Jajaran pemerintah menilai peran para pengasuh sangat vital dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa, terutama mereka yang tumbuh tanpa kehadiran orang tua secara langsung.

Melalui momen doa bersama ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menjaga rasa persaudaraan dan saling mengasihi guna membangun masa depan Sulawesi Utara yang lebih maju dan sejahtera.

Acara yang berlangsung hingga larut malam itu ditutup dengan doa khusuk yang dipimpin oleh seorang tokoh agama setempat, diikuti oleh seluruh peserta dengan kepala tertunduk dan hati yang bersatu, mendoakan agar Sulawesi Utara dan Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. (AG’Q)