Oktober 12, 2026
IMG_20261012_010409

JATINANGOR, MANIMPANG.com – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE, menerima penganugerahan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor, Senin (12/10/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kepemimpinan dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Bagi Gubernur, penganugerahan ini bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kontribusi bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.

Dalam sambutannya di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya.

“Penganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan para praja agar mempersiapkan diri menjadi aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, dan inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Menurut Yulius, tantangan pemerintahan ke depan membutuhkan aparatur yang tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Penguasaan teknologi, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta pengelolaan big data menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Gubernur Sulut, turut mengatakan bahwa pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan.

Ia berharap para calon pamong praja dapat menjadi penggerak perubahan yang mengutamakan integritas, profesionalisme, dan kepentingan masyarakat.

“Jangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!” pesannya kepada para praja.

Melalui penganugerahan tersebut, Gubernur berharap nilai-nilai kepamongprajaan terus diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (AG’Q)