Oktober 7, 2026
IMG-20261006-WA0029

MINAHASA, MANIMPANG.com – Desa Kayu Uwi I, Kabupaten Minahasa, mendapat kesempatan membawa berbagai inovasi desa ke tingkat nasional setelah terpilih dalam penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2026.

Tahapan tersebut ditandai dengan kegiatan pemaparan dan wawancara calon juara Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), di Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa, Selasa (06/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., Asisten I Pemkab Minahasa Drs. Riviva Maringka, M.Si., Asisten III Ir. Jani Moniung, Kepala Dinas PMD, Kepala Kesbangpol, serta Kepala Dinas Kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Lynda menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Desa Kayu Uwi I yang dinilai mampu mengembangkan berbagai inovasi hingga mendapat perhatian di tingkat nasional.

“Kami memberikan apresiasi dan terima kasih atas kerja yang bagus yang telah dihasilkan oleh Pemerintah Desa Kayu Uwi I. Kinerja mereka mendapatkan apresiasi di tingkat nasional dan terpilih sebagai salah satu desa yang bisa bersaing dengan desa lainnya di Indonesia untuk meraih penghargaan sebagai desa terbaik atau desa berprestasi,” ungkapnya.

Menurut Sekda, capaian tersebut juga menjadi ruang bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk terus memberikan dukungan terhadap berbagai potensi yang dikembangkan Desa Kayu Uwi I.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kemampuan pemerintah desa dalam menghadirkan inovasi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Salah satu kekuatan Desa Kayu Uwi I adalah kemampuan pemerintah desa dalam melahirkan dan mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ucapnya.

Di antara inovasi yang dipaparkan, pengelolaan dan pemilahan sampah menjadi salah satu yang mendapat perhatian. Meski konsep serupa telah diterapkan di sejumlah desa, pengelolaan sampah di Desa Kayu Uwi I dinilai telah berjalan dengan baik sehingga berpeluang menjadi contoh bagi desa lainnya.

“Memang ada beberapa desa yang sudah memiliki inovasi, tetapi yang disampaikan Pemerintah Desa Kayu Uwi I tadi, mereka memiliki inovasi tentang pilah sampah. Walaupun desa lain juga sudah melakukan, tetapi pilah sampah itu sudah terbangun dengan baik di Desa Kayu Uwi I dan tentu saja ini bisa ditiru oleh desa-desa yang lain,” Lynda menjelaskan.

Selain pengelolaan sampah, Desa Kayu Uwi I juga mengembangkan usaha laundry melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Usaha tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan modal dan sumber keuangan BUMDes.

Pemerintah desa melalui BUMDes membeli sejumlah peralatan, kemudian mengelola dan menyewakannya sehingga dapat menghasilkan pemasukan bagi desa.

“Inovasi seperti laundry ini menggunakan modal dan sumber keuangan dari BUMDes. Mereka membeli peralatan, kemudian mengelolanya sehingga ada pemasukan untuk desa tersebut,” ujarnya.

Berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari pemaparan Desa Kayu Uwi I dalam tahapan penjaringan tingkat nasional.

Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa, capaian tersebut sekaligus menjadi gambaran mengenai upaya desa dalam mengembangkan potensi lokal dan menghadirkan kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Dukungan pemerintah daerah pun diarahkan agar berbagai inovasi yang telah berjalan dapat terus dikembangkan dan memberi dampak bagi kemajuan Desa Kayu Uwi I serta dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Minahasa. (AG’Q)