September 30, 2026
resized_compressed_1790783669660

MANADO, MANIMPANG.com — Sebuah video yang memperlihatkan kendaraan pengangkut sampah dengan kondisi ban yang disebut botak dan diduga kurang satu, beredar di media sosial Facebook.

Tayangan tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan pertanyaan mengenai kondisi armada persampahan di Kota Manado.

Menanggapi informasi yang berkembang, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Denny Deddy Sangkaen, S.E., M.E., menyampaikan bahwa kendaraan yang terlihat dalam video tersebut bukan merupakan armada operasional milik DLH Kota Manado.

Menurut Denny, pemeriksaan terhadap kendaraan operasional DLH telah dilakukan sekitar tiga hari sebelum video tersebut beredar dan menjadi perhatian di media sosial.

“Tiga hari sebelum viral di Facebook, kendaraan operasional DLH sudah dicek. Tidak ada mobil sampah yang kondisinya seperti itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, apabila kendaraan yang terekam dalam video tersebut memang digunakan untuk mengangkut sampah di wilayah Kota Manado, kendaraan itu kemungkinan dikelola oleh pihak lain.

“Yang sedemikian bisa jadi itu milik swasta,” katanya.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai status kendaraan yang terlihat dalam video, sehingga tidak serta-merta dikaitkan dengan armada operasional DLH Kota Manado.

Meski demikian, beredarnya video tersebut turut menjadi perhatian karena berkaitan dengan kondisi kendaraan pengangkut sampah serta pelayanan persampahan yang diterima masyarakat.

Denny menyebutkan, pengecekan terhadap armada operasional DLH dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kendaraan yang digunakan dalam pelayanan persampahan berada dalam kondisi yang layak.

Dengan adanya klarifikasi ini, DLH Kota Manado berharap informasi mengenai kendaraan yang beredar dalam video tersebut dapat dipahami sesuai dengan kondisi dan status sebenarnya. (AG’Q)