November 4, 2026
IMG-20261103-WA0044

MINAHASA, MANIMPANG.com – Nuansa budaya Minahasa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-598 Kabupaten Minahasa. Berbagai kelompok masyarakat, mulai dari siswa SD dan SMP, organisasi masyarakat adat hingga jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ambil bagian dalam karnaval seni dan budaya yang berlangsung, Selasa (03/11/2026).

Karnaval yang dipusatkan dari Situs Sejarah Benteng Moraya, Tondano, tersebut dilepas langsung oleh Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., MAP. Turut hadir Forkopimda dan Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania, MM., M.Si.

Dari Benteng Moraya, para peserta berjalan mengikuti rute karnaval hingga garis finis di Lapangan Sam Ratulangi Tondano.

Suasana semakin semarak dengan penampilan peserta yang mengenakan beragam busana tradisional.

Jajaran OPD Pemkab Minahasa yang dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Drs. Moudy Pangerapan, MAP, tampil mengenakan pakaian adat Kabasaran.

Sementara itu, kepala OPD lainnya mengenakan busana putih hitam yang dilengkapi ikat kepala berhias bulu Burung Manguni.

Dalam sambutannya, Bupati RD menyampaikan bahwa pagelaran seni budaya bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari upaya menjaga identitas dan kekayaan budaya Minahasa yang diwariskan para leluhur.

Melalui tarian tradisional, musik, lagu daerah dan berbagai bentuk kesenian, masyarakat diajak untuk terus mencintai, menjaga serta mengembangkan warisan budaya daerah.

“Budaya harus terus kita jaga dan lestarikan sebagai identitas serta kebanggaan masyarakat Minahasa,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran seni dan budaya dalam mendukung pengembangan pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut sejalan dengan tema HUT ke-598 Minahasa, yakni “Pariwisata Maju, Ekonomi Tumbuh, Masyarakat Sejahtera”.

Menurut RD, kemajuan sektor pariwisata diharapkan mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Minahasa,” ungkapnya.

Karena itu, kekayaan seni dan budaya Minahasa perlu terus dikembangkan serta diperkenalkan lebih luas hingga ke tingkat dunia. Dengan demikian, warisan leluhur tidak hanya terjaga, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

Secara khusus, Bupati mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan budaya sebagai bagian dari kehidupan dan kebanggaan bersama.

“Jadikan budaya sebagai kebanggaan dan kekuatan untuk membangun Minahasa yang semakin maju dan sejahtera,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, RD menyampaikan apresiasi kepada para seniman, budayawan dan seluruh peserta yang telah mengambil bagian dalam memelihara serta mengembangkan seni budaya Minahasa.

Karnaval ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-598 Minahasa sekaligus ruang bagi masyarakat untuk mengenal, mencintai dan merawat kekayaan budaya daerah. (AG’Q)