Juni 15, 2026
FB_IMG_1777210290173

MANADO, MANIMPANG.com —  Upaya revitalisasi Kolam Renang Sario atau Rano Wangun mulai menunjukkan perkembangan. Setelah sempat menjadi perbincangan di media sosial terkait janji perbaikan, proyek yang menjadi perhatian warga Kota Manado ini kini dikabarkan telah memasuki tahap eksekusi.

Diketahui, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE., sebelumnya meninjau langsung kondisi kolam pada Agustus 2025. Dua bulan berselang, tepatnya Oktober 2025, ia melakukan perbaikan awal menggunakan dana pribadi sebagai langkah awal, sembari menyampaikan komitmen untuk membenahi kolam legendaris tersebut secara menyeluruh.

Seiring waktu, muncul pertanyaan dari publik terkait belum terlihatnya pembangunan fisik di lokasi. Hal ini pun ramai diperbincangkan di media sosial, yang menyoroti realisasi janji tersebut.

Namun, proyek yang menggunakan anggaran negara memang membutuhkan tahapan yang tidak singkat. Mulai dari proses penganggaran, perencanaan, hingga pengadaan harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kenapa belum terlihat pembangunan? Pertanyaan ini tidak salah. Tapi sering kali, jawabannya tidak sesederhana yang dibayangkan,” demikian narasi yang berkembang menjelaskan kondisi saat ini.

Saat ini, pembangunan fisik memang belum dimulai. Meski begitu, tahapan penting seperti penyusunan dokumen, pematangan perencanaan, hingga proses pengadaan tengah berjalan.

“Pembangunan fisik memang belum dimulai. Namun prosesnya sudah berjalan,” tulis sumber tersebut.

Pendekatan ini disebut sebagai upaya memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan menghasilkan kualitas yang dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Bukan sekadar selesai cepat, tapi selesai dengan kualitas yang bisa dinikmati dalam jangka panjang,” lanjutnya.

Revitalisasi Kolam Renang Sario menjadi salah satu proyek yang mendapat perhatian luas, tidak hanya dari warga Manado, tetapi juga berbagai pihak yang ikut mengawasi jalannya pembangunan.

Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk turut mengawal proses ini agar berjalan sesuai rencana, hingga nantinya masuk ke tahap pembangunan fisik yang dapat terlihat langsung di lapangan. (AG’Q)