Agustus 6, 2026
file_00000000ee5c8207b22764a045acd2ed

MANADO, MANIMPANG.com – Kondisi ruas Jalan Manado–Tomohon di kawasan Winangun Atas yang rusak dan kerap memicu kemacetan menjadi perhatian masyarakat. Menanggapi keluhan tersebut,

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memastikan terus mendorong percepatan penanganan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, meski ruas jalan tersebut bukan berada di bawah kewenangannya.

Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Informasi dan Teknologi, Januardo Ch. Binilang, mengatakan pemerintah memahami keresahan warga karena Jalan Manado–Tomohon merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kota Manado dengan Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, hingga berbagai kawasan wisata di Sulawesi Utara.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penanganan jalan di Indonesia telah diatur berdasarkan status kewenangannya.

“Harapan masyarakat agar jalan ini segera diperbaiki tentu menjadi perhatian kita semua. Namun perlu dipahami bersama bahwa ruas Jalan Manado–Tomohon di kawasan Winangun merupakan jalan nasional, sehingga penanganannya menjadi kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) di bawah Kementerian Pekerjaan Umum,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BPJN memiliki tanggung jawab dalam pembangunan, pemeliharaan, rehabilitasi, preservasi, hingga perbaikan jalan dan jembatan nasional agar tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.

Sementara itu, jalan yang berstatus provinsi menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi, jalan kabupaten ditangani pemerintah kabupaten, jalan kota menjadi kewenangan pemerintah kota, sedangkan jalan desa berada di bawah tanggung jawab pemerintah desa.

Januardo juga menyampaikan bahwa Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE., tetap memberikan perhatian terhadap persoalan yang dikeluhkan masyarakat tersebut.

Menurut Januardo, Gubernur Yulius telah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulut untuk terus membangun komunikasi dengan BPJN dan pemerintah pusat agar proses penanganan ruas Jalan Manado–Tomohon di kawasan Winangun Atas dapat dipercepat.

“Pak Gubernur tidak tinggal diam. Beliau terus memantau perkembangan di lapangan dan meminta jajaran terkait untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar penanganan jalan ini dapat segera dilakukan demi kenyamanan masyarakat,” kata Januardo. (AG’Q)