Juli 3, 2026
InShot_20260702_152201339

MITRA, MANIMPANG.com — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, mengajak Pemuda GMIM menjadi “generasi petarung” yang siap menghadapi tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi hingga krisis multidimensi atau polycrisis.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Perkemahan Karya Pemuda Gereja (PKPG) Sinode GMIM 2026 di Kabupaten Minahasa Tenggara, Selasa (30/06/2026).

Di hadapan puluhan ribu peserta, Gubernur mengatakan bahwa pemuda gereja harus memiliki daya saing, kemampuan beradaptasi, sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai iman.

Menurut Gubernur, arus globalisasi dan percepatan teknologi menuntut generasi muda untuk bertumbuh lebih cepat tanpa kehilangan arah.

“Kalian adalah generasi petarung. Kalian harus mampu bersaing dalam hal-hal yang positif. Perkembangan teknologi memaksa kita tumbuh lebih cepat, namun jangan sampai kehilangan arah. Kita adalah anak-anak Kristus. Jadikan gereja sebagai tempat mengasah iman untuk menghadapi tantangan global,” kata Yulius dalam arahannya.

Kehadiran Gubernur Sulut disambut Ketua Pemuda Sinode GMIM Penatua Rio Dondokambey, panitia, serta ribuan peserta perkemahan.

Dalam kunjungan itu, Gubernur juga meninjau tenda-tenda kreatif dan melihat langsung berbagai karya yang ditampilkan pemuda dari sejumlah wilayah pelayanan GMIM.

Ia menilai Pemuda GMIM memiliki posisi penting sebagai ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan spiritualitas generasi muda.

Karena itu, ia mendorong para peserta memanfaatkan perkemahan lima hari tersebut untuk memperkuat kapasitas diri, baik secara rohani maupun dalam kesiapan menghadapi perubahan zaman.

“Selama lima hari perkemahan ini, timbalah semua ilmu yang positif. Firman Tuhan harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi generasi muda yang tangguh, sekaligus anak-anak Tuhan yang taat. Saya optimis Pemuda GMIM mampu menjawab tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai iman,” ujarnya.

Kegiatan PKPG Sinode GMIM 2026 berlangsung dalam suasana antusias dan hangat.

Momen kebersamaan itu ditutup dengan Gubernur Yulius bernyanyi bersama para peserta membawakan lagu “Rumah Kita”, yang disambut meriah oleh puluhan ribu Pemuda GMIM. (AG’Q)