September 24, 2026
20260924_103022

MANADO, MANIMPANG.com — Menjalani pendidikan dengan pola kedisiplinan yang berbeda membutuhkan proses adaptasi.

Hal itu turut dirasakan sejumlah siswa Sekolah Rakyat di Kota Manado.

Hingga September 2026, sebanyak 13 siswa tercatat tidak lagi melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Manado.

Kondisi tersebut disayangkan pihak sekolah, terlebih karena dalam sejumlah kasus, keputusan keluar dari sekolah bukan merupakan harapan dari orang tua.

Kepala Sekolah Rakyat Kota Manado, Fenny Meivi Sarah Kilikily, S.Psi., M.Pd., Psikolog, mengatakan pihak sekolah telah berupaya melakukan pendekatan kepada para siswa agar tetap melanjutkan pendidikan hingga selesai.

“Kami sangat menyayangkan ada anak yang keluar. Kami sudah berusaha melakukan pendekatan dan merayu agar mereka tetap bisa melanjutkan sekolah,” katanya.

Menurut Fenny, pihak sekolah juga menerima sejumlah keluh kesah dari orang tua mengenai kondisi anak-anak mereka.

Hal tersebut kemudian menjadi perhatian sekolah dalam memberikan pendampingan kepada siswa.

Salah satu hal yang membutuhkan penyesuaian, kata Fenny, adalah pola kedisiplinan yang diterapkan di Sekolah Rakyat.

Para siswa diharapkan dapat mengikuti aturan tersebut secara bertahap seiring dengan proses pendidikan yang mereka jalani.

“Kami berharap anak-anak bisa mengikuti kedisiplinan yang ada di Sekolah Rakyat. Jangan sampai kesulitan beradaptasi dengan disiplin membuat mereka kehilangan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.

Fenny menjelaskan, kedisiplinan yang diterapkan di sekolah merupakan bagian dari proses pendidikan.

Melalui proses tersebut, siswa diharapkan dapat membangun kebiasaan positif yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan mereka ke depan.

Karena itu, pendampingan terus dilakukan oleh guru dan tenaga pendidik.

Para siswa diarahkan agar tidak memandang kedisiplinan hanya sebagai pembatas, tetapi sebagai bagian dari proses pembentukan diri.

“Kami terus mendampingi dan mengarahkan anak-anak. Kami berharap mereka bisa mengikuti kedisiplinan yang ada, karena kesempatan ini sangat penting untuk masa depan mereka,” Kepsek menjelaskan, saat diwawancara media Manimpang.com.

Saat ini, terdapat 74 siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Manado dari kapasitas 75 siswa.

Fenny pun mengajak para orang tua untuk turut memberikan penguatan kepada anak-anak selama menjalani proses pendidikan.

Dukungan keluarga dinilai penting agar siswa dapat beradaptasi dengan aturan sekaligus menyelesaikan pendidikan mereka di Sekolah Rakyat.

“Kami meminta orang tua membantu mengarahkan anak-anak untuk mengikuti kedisiplinan di Sekolah Rakyat. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin demi masa depan anak-anak,” pungkas Fenny. (AG’Q)