Mei 15, 2026
IMG-20260416-WA0021

MINAHASA, MANIMPANG.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menghadapi penyebaran video hoaks yang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Konten tersebut menarasikan pejabat daerah tengah bersantai di tengah kebijakan efisiensi anggaran, sehingga memicu perhatian publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Minahasa, Ricky Laloan, menjelaskan bahwa video yang beredar tidak mencerminkan kondisi saat ini.

Menurut Laloan, sejak kebijakan efisiensi anggaran diberlakukan pemerintah pusat, aktivitas perjalanan dinas pejabat justru diperketat.

“Kalaupun ada pejabat yang keluar daerah, itu sudah melalui izin dan karena kebutuhan yang benar-benar urgen,” ujar Ricky, Kamis (16/04/2026).

Ia menyebut potongan video tersebut memang menampilkan pejabat Pemkab Minahasa, namun merupakan dokumentasi lama, jauh sebelum periode kepemimpinan sekarang. Bahkan, beberapa figur dalam video disebut sudah tidak lagi aktif sebagai pejabat.

“Video itu bukan kejadian sekarang. Itu sudah lama sekali, bahkan ada pejabat yang tampil di situ sudah pensiun,” katanya.

Pemkab Minahasa menilai penyebaran video tersebut sebagai bentuk disinformasi yang berpotensi membentuk opini negatif.

Pemerintah daerah pun berencana menempuh langkah hukum terhadap akun-akun palsu yang terbukti menyebarkan konten tersebut.

“Ini akan kami laporkan ke ranah hukum. Selain merugikan pemerintah daerah, ini juga menyentuh ranah pribadi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi digital.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak menyikapi informasi di media sosial. Jangan langsung percaya sebelum dicek kebenarannya,” katanya.

Pemkab optimistis literasi masyarakat semakin baik dalam memilah informasi yang beredar. (AG’Q)