Juli 8, 2026
InShot_20260706_232433714

MINUT, MANIMPANG.com — Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE menyambut kedatangan Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara 2026 di Alun-alun Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Senin (06/07/2026).

Kehadiran Menteri Agama dalam agenda pembukaan MTQ itu dinilai menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap kegiatan keagamaan di Sulawesi Utara, sekaligus memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Setibanya di lokasi, Menteri Agama disambut langsung Gubernur Yulius sebelum bersama-sama menuju arena pembukaan MTQ.

Kegiatan tersebut dihadiri kepala daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Agama di Bumi Nyiur Melambai.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Agama Republik Indonesia. Kehadiran beliau merupakan kehormatan sekaligus wujud perhatian Pemerintah Pusat kepada Sulawesi Utara,” ujarnya.

Ia mengatakan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga ruang untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, membangun karakter generasi muda, serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Sulut.

“MTQ ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah, memperkokoh persatuan, serta meneguhkan komitmen kita untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara. Daerah ini adalah rumah besar bagi seluruh masyarakat yang hidup dalam semangat toleransi,” katanya.

Yulius berharap MTQ XXXI dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya mewakili Sulawesi Utara di tingkat nasional.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius terus menjadi contoh daerah toleran, tercermin dari kerukunan dan kedamaian yang terjaga di tengah masyarakat. (AG’Q)