Juni 26, 2026
FB_IMG_1782445638164

JAKARTA, MANIMPANG.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa terus melanjutkan upaya pengajuan rehabilitasi Stadion Maesa Tondano melalui koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P (VaSung) bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Agustivo Tumundo, SE, M.Si, dengan Tim Khusus Penyusun Rekomendasi Kemenpora RI di Jakarta, Kamis (25/06/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari tindak lanjut usulan Pemerintah Kabupaten Minahasa terkait peningkatan dan penataan Stadion Maesa Tondano yang dinilai membutuhkan pembenahan fasilitas untuk mendukung aktivitas olahraga di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, VaSung memaparkan kondisi terkini stadion sekaligus menyampaikan harapan masyarakat Minahasa agar dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat proses rehabilitasi.

“Rehabilitasi Stadion Maesa merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat Minahasa. Selain menjadi pusat kegiatan olahraga, stadion ini juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pembinaan atlet dan pengembangan prestasi olahraga daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., bersama dirinya, terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan program pembangunan, termasuk di sektor olahraga.

Dari pihak Kemenpora, Tim Khusus Penyusun Rekomendasi disebut memberikan respons positif serta menyampaikan sejumlah catatan teknis yang perlu dilengkapi dalam tahapan pengusulan rehabilitasi stadion tersebut.

Pertemuan ini menjadi salah satu tahapan koordinatif antara Pemkab Minahasa dan Kemenpora RI dalam proses pengajuan dukungan pusat terhadap rehabilitasi Stadion Maesa Tondano.

Jika proses berjalan sesuai tahapan, rehabilitasi stadion tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga mampu mendukung fasilitas olahraga yang lebih memadai, baik untuk pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, maupun kegiatan olahraga masyarakat di Minahasa dan Sulawesi Utara. (AG’Q)