Mei 15, 2026
7ec00b20-5768-4511-abe3-42780089cbca

SULUT, MANIMPANG.com — Dalam Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengajak masyarakat ikut ambil bagian dalam pendataan ekonomi yang akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai Mei hingga Agustus 2026.

Pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) itu akan mencakup seluruh pelaku usaha, dari UMKM hingga perusahaan berskala besar, sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional dan daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang SIP MM., mengatakan, Sensus Ekonomi bukan sekadar agenda pendataan rutin, melainkan upaya menghadirkan potret utuh denyut ekonomi masyarakat.

Melalui data yang terkumpul, pemerintah dapat melihat perkembangan usaha, peluang investasi, hingga tantangan yang dihadapi pelaku ekonomi di daerah.

“Dengan data sensus ekonomi, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang tepat, mendukung pengembangan UMKM, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diawali dengan pengisian kuesioner secara daring pada Mei hingga Agustus 2026.

Lanjut Gallang, petugas BPS akan melakukan pendataan lapangan atau door to door mulai 15 Juni sampai 31 Agustus 2026.

Menurut Sekprov, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memberikan data yang benar dan lengkap.

Sebab, setiap informasi yang disampaikan akan menjadi pijakan pemerintah dalam menyusun arah pembangunan ekonomi yang lebih terukur.

Ia juga mengajak warga Sulawesi Utara untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan sensus ekonomi demi menghadirkan data yang akurat dan bermanfaat bagi masa depan daerah.

“Sensus ekonomi ini bukan sekadar pendataan, tetapi adalah cerminan kondisi perekonomian daerah kita,” katanya.

Dari aktivitas pasar tradisional, usaha rumahan, hingga geliat UMKM dan sektor usaha besar, seluruhnya akan tercatat dalam sensus sebagai gambaran perjalanan ekonomi Sulawesi Utara.

Data itulah yang nantinya menjadi dasar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang kerja, dan memperluas kesejahteraan masyarakat. (AG’Q)