MINAHASA, MANIMPANG.com – Warna-warni busana dan keceriaan anak-anak PAUD memenuhi Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Tondano, Selasa (18/08/2026) pagi.
Ratusan anak bersama guru dan orang tua larut dalam Pawai Bocah Kabupaten Minahasa yang diwarnai beragam kreativitas dan atraksi.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 07:00 WITA tersebut dibuka Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Minahasa, Martina W. Dondokambey-Lengkong.
Pawai yang diprakarsai Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa itu melibatkan murid PAUD dari berbagai wilayah.
Dengan mengenakan beragam busana, anak-anak berjalan dan menampilkan atraksi di hadapan masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.
Bagi Martina, Pawai Bocah bukan sekadar kegiatan untuk menampilkan kreativitas peserta didik.
Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar tampil di depan orang lain, berinteraksi, sekaligus membangun kepercayaan diri sejak usia dini.
“Masa usia dini adalah fondasi utama pembentukan kepribadian. Pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui aktivitas yang menyenangkan, kreatif, dan edukatif seperti pawai ini,” ujarnya.
Ia mengajak para peserta menikmati kegiatan dengan penuh kegembiraan serta berani mencoba dan berkreasi.
Menurut Bunda, keberanian dan kebersamaan menjadi bagian dari pengalaman belajar yang penting bagi perkembangan anak.
“Anak-anak harus menikmati momen ini dengan penuh kegembiraan. Jangan takut untuk berkreasi dan mencoba, karena keberanian serta kebersamaan merupakan bagian dari proses belajar,” pesannya.
Martina juga memberikan apresiasi kepada para orang tua dan tenaga pendidik yang terus mendampingi anak-anak dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter.
Ia menilai tumbuh kembang anak membutuhkan dukungan dari berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, satuan pendidikan hingga masyarakat.
“Sebagai Bunda PAUD, saya mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk memperkuat komitmen menciptakan lingkungan yang ramah anak. Mari kita berikan ruang bagi mereka untuk tumbuh sesuai potensinya demi mewujudkan Generasi Emas Minahasa,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa Angel Stefan Simbar, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, rohaniawan Pendeta R. Watuseke, M.Th., serta para guru, orang tua dan peserta didik PAUD.
Sepanjang kegiatan, suasana Lapangan Dr. Sam Ratulangi Tondano dipenuhi keceriaan. Penampilan anak-anak dengan berbagai busana dan atraksi menjadi bagian dari pengalaman belajar di luar ruang sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengekspresikan diri.
Melalui Pawai Bocah, kegiatan pendidikan anak usia dini diharapkan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman yang menyenangkan, interaktif dan memberi ruang bagi anak untuk berkembang sesuai potensinya. (AG’Q)
