Mei 15, 2026
IMG-20260505-WA0025

MANADO, MANIMPANG.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memanfaatkan momentum Hari Buruh Internasional untuk menegaskan komitmen terhadap kesejahteraan pekerja.

Dalam peringatan yang digelar Senin (04/05/2026), Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan bahwa pemerintah siap menerima kritik sekaligus menindaklanjuti aspirasi buruh, seiring pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5.66 persen.

Didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay dan jajaran Forkopimda, Gubernur menyebut angka pertumbuhan tersebut menjadi peluang untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk kalangan pekerja.

“Kami sudah mendengar dengan baik aspirasi yang disampaikan. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam mengurus buruh dan pekerja,” ujar Yulius di hadapan peserta peringatan.

Ia menjelaskan, pemerintah provinsi membuka ruang seluas-luasnya bagi masukan dari masyarakat. Aspirasi buruh, menurutnya, menjadi bagian penting dalam perumusan kebijakan ketenagakerjaan di Sulut.

“Kami tidak alergi dikoreksi. Perhatikan, dengarkan, dan laksanakan apa yang menjadi keluh kesah buruh dan masyarakat Sulut,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, buruh, dan seluruh elemen masyarakat.

Tujuannya adalah menciptakan kondisi yang memungkinkan semua warga memperoleh pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.

“Saya ingin kita semua sejahtera, saya ingin kita semua bisa bekerja. Setiap aspirasi kami dengar dan kami berusaha menjabarkannya,” tambahnya.

Selain itu, Pemprov Sulut memastikan akan menindaklanjuti arahan Presiden RI yang disampaikan dalam peringatan Hari Buruh di Jakarta.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan buruh di daerah. (AG’Q)