Mei 13, 2026
768de88d-de57-4215-8b51-d20b9e5cb16e

MINAHASA, MANIMPANG.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar kerja bakti massal di sejumlah titik di Kota Tondano, Kamis (07/05/2026), sebagai langkah antisipasi dampak cuaca ekstrem dan upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Kegiatan diawali dengan apel di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Tondano, yang dipimpin Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang (VaSung).

Apel tersebut diikuti jajaran ASN, tenaga honorer, serta sejumlah pejabat daerah.

Dalam sambutan Bupati Minahasa Robby Dondokambey yang dibacakan Wabup VaSung, pemerintah daerah meminta seluruh OPD fokus membersihkan saluran air yang berpotensi tersumbat akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Fokus utama hari ini adalah penanganan drainase. Kita harus memastikan aliran air tidak terhambat oleh sedimen atau sampah,” katanya.

Menurut VaSung, langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah rawan genangan. Setiap OPD juga telah dibagi ke sejumlah wilayah kerja agar pembersihan berjalan efektif.

Selain penanganan lingkungan, Pemkab Minahasa turut mendorong ASN memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam bahan pangan. Program itu dikaitkan dengan pelaksanaan Work From Home (WFH) setiap Jumat.

“Tanamlah apa yang kita makan dan makanlah apa yang kita tanam. Langkah kecil ini dapat menekan pengeluaran rumah tangga,” ujarnya.

Gerakan tersebut terinspirasi dari pemanfaatan lahan produktif di rumah dinas Ketua TP-PKK Minahasa yang dinilai berhasil mendukung kebutuhan pangan keluarga.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Minahasa Lynda D. Watania mengingatkan pentingnya disiplin pegawai selama pelaksanaan kegiatan.

“ASN yang terlambat mengikuti apel didata melalui dokumentasi khusus sebagai bahan evaluasi,” Lynda menjelaskan.

Kerja bakti massal ini berlangsung di berbagai titik strategis di Tondano dan menjadi bagian dari program kebersihan lingkungan yang rutin dilakukan Pemkab Minahasa. (AG’Q)