Juli 28, 2026
FB_IMG_1785146421920 (1)

MINAHASA, MANIMPANG.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama Basarnas Sulawesi Utara mulai mematangkan langkah memperkuat layanan pencarian dan pertolongan (SAR), mulai dari rencana pendirian Pos Basarnas hingga peningkatan keselamatan di kawasan wisata dan sektor perikanan.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi antara Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P (RD) dan Kepala Basarnas Sulawesi Utara George L.M. Randang, S.IP., M.A.P., di Kantor Bupati Minahasa, Senin (27/07/2026).

Bupati RD didampingi Kepala BPBD Minahasa Shandro Mogot, S.E., M.Si., sementara Kepala Basarnas hadir bersama Kasiops Ida Bagus Nyoman Ngurah Asmara, S.H., dan Kasumda Deddy Gosal, S.E.

Salah satu agenda utama yang dibahas yakni rencana pembentukan Unit atau Pos Basarnas di Kabupaten Minahasa.

Kehadiran pos tersebut diharapkan dapat mempercepat respons pencarian dan pertolongan ketika terjadi kecelakaan maupun kondisi darurat.

Selain itu, kedua pihak juga membicarakan penguatan kesiapsiagaan bencana melalui simulasi evakuasi di sekolah, penerapan konsep Safety Tourism di kawasan wisata seperti Danau Tondano dan sejumlah pantai, serta pelatihan water rescue bagi pengelola destinasi dan pemandu wisata.

Kerja sama juga diarahkan pada sektor perikanan melalui rencana pembentukan pos siaga di titik-titik strategis untuk mempercepat penanganan kecelakaan yang melibatkan nelayan, baik di laut maupun di Danau Tondano.

Bupati RD berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, dan seluruh pemangku kepentingan dapat meningkatkan perlindungan bagi masyarakat.

“Melalui sinergi yang semakin kuat antara Pemkab Minahasa, BPBD, Basarnas, serta seluruh pemangku kepentingan, kami berharap sistem kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Minahasa semakin optimal sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan,” ujar RD.

Senada dengan itu, Kepala Basarnas Sulut George L.M. Randang mengatakan kerja sama tersebut diharapkan mampu mempercepat respons dalam setiap operasi SAR sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat Minahasa.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kecepatan respons dalam setiap operasi SAR sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat Minahasa,” kata George. (AG’Q)